Selasa, 03 Oktober 2017

REVIEW: JUNGLELAND ADVENTURE THEME PARK

Korban kedua "review" kedua blog ini pasca setahun vakum adalah Jungleland Adventure Theme Park atau biasa disebut Jungleland (baca: janggelen). Nah, bagi yang ingin menjadikan Jungleland sebagai salah satu opsi lokasi liburan, mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu.

Dan inilah hasil review saya.



Jungleland berlokasi di kawasan Sentul Nirwana, Bogor. Tepatnya di Jalan Jungleland Boulevard Nomor 1, Babakan Madang, Sentul, Bogor. Bagi yang naik kendaraan pribadi, cukup banyak jalan yang bisa dimanfaatkan. Namun paling mudah bisa via Tol Jagorawi lalu keluar di Pintu Tol Sentul City. 
Sedangkan bagi yang menggunakan kendaraan umum, ada beberapa opsi yang bisa digunakan selain taksi atau ojek baik yang konvensional atau daring. Bagi yang berangkat dari Bogor, bisa naik Trans Pakuan (naik dari halte Trans Pakuan Botani Square) dengan rute Botani Square - Mall Bellanova. Sedangkan yang dari Jakarta bisa naik bis (yang dulu namanya) APTB jurusan Sentul City. Bis ini bisa diakses dari Blok M, Grogol, dan Rawamangun. Tenang, bis ini masih beroperasi kok. Disarankan nanti turunnya di Mall Bellanova. Naik angkot juga bisa tapi saya nggak hafal hehe.. Namun apapun itu, bagi yang naik kendaraan umum selain taksi atau ojek, patokan turunnya cuma satu. MALL BELLANOVA SENTUL.

Bentar-bentar..Kenapa harus di Mall Bellanova?? Karena eh karena pengelola Jungleland menyediakan free shuttle (kendaraan gratis) dari Mall Bellanova menuju Jungleland pulang pergi.  Kendaraan ini beroperasi setiap hari dari jam 09.00 sampai dengan 16.00 WIB. Inget yaa WIB. Bukan WIT atau WITA atau malah GMT. Kendaraannya cukup representatif dan jumlahnya lumayan banyak. Jadi niscaya antrinya tidak terlalu lama dan naiknya juga nyaman. Tapi tetap harus dilihat jam operasionalnya ya. Khususon yang akan pulang dari Jungleland. Jungleland rada jauh dari jalur angkot soalnya. Tips Pertama: Manfaatkan Free Shuttle.




Nah, sekarang kita bahas Jungleland-nya. Tanda bahwa kita (seharusnya) sudah berada di kawasan Jungleland adalah adanya tetenger menyerupai bola dunia dengan tulisan Jungleland di tengah-tengahnya. Mirip-miriplah sama tetenger globenya Universal Studionya Singapore. Bedanya kalo yang di Singapore, globenya muter. Kalo yang disini nggak muter. Jadi lumayanlah kalo mau buat latar belakang foto. Gak perlu nunggu tulisannya tepat di belakang kita dulu kalau mau foto. Jam operasional Jungleland adalah dari pukul 10.00-17.00 dari Senin sampai Jumat, 09.00-18.00 untuk hari Sabtu dan Minggu serta libur panjang. Semua tetap menggunakan zona Waktu Indonesia Barat yah..



Yang unik dari Jungleland ini adalah kita tidak langsung disuguhi loket tiket ketika mau masuk ke Jungleland. Kita akan melewati lorong raksasa terlebih dahulu yang berisikan deretan kios yang menjual makanan, minuman, dan souvenir. Tenang..gak kumuh kok. Rapi banget pengaturannya dan desain dari masing-masing kios juga menarik sehingga pengunjung pun niscaya tidak akan terganggu. Dan yang paling menyenangkan dari lorong ini adalah ada Ka Ef Ci. Yeeeyyy....

Lepas dari lorong, kita akan berhadapan dengan L.O.K.E.T.T.I.K.E.T. Disinilah kita akan bertransaksi untuk mendapatkan tiket masuk. Fix lokasi ini jadi lokasi terseram untuk dompet. Oh ya harga tiket per orang adalah Rp165.000,00 untuk weekdays (senin-jumat), Rp220.000,00  untuk sabtu, minggu, dan hari libur nasional, dan Rp250.000,00 untuk highseason (biasanya musim liburan). Sereemm kaann pet..dompet..?? 
Nah..ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk meringankan beban dompet tersebut. Yang pertama, kawan-kawan bisa membeli annual pass yang berlaku selama satu tahun dengan harga kurang lebih Rp500.000,00. Dengan annual pass ini, kawan-kawan bebas masuk dan main di seluruh wahana permainan selama satu tahun penuh termasuk pas weekend dan high season, plus dapat keistimewaan fast track. Fast track disini maksudnya main di seluruh wahana permainan tanpa harus mengantri. Cukup komplit kan??

Cara yang kedua adalah dengan membeli di laman ini. Ada diskon khusus jika membeli tiket secara daring di laman tersebut. Oh ya, ini disclaimernya yaa.. Semua harga dan program promosi yang ditulis ini adalah harga dan program per tulisan ini dibuat sehingga  tetap ada kemungkinan berubah sewaktu-waktu ya..

Meski serem buat dompet, namun fasilitas yang didapatkan pasca mendapatkan tiket masuk cukup impresif (ini ngomongin tiket atau striker bola??). Dengan harga tersebut, kita bisa masuk dan maianin seluruh wahana permainan kecuali wahana Flight Academy, wahana permainan semacam ding dong, dan wahana permainan yang ada hadiahnya. 

Jungleland terbagi menjadi empat zona yaitu Mysteria, Carnivalia, Tropicalia, dan Explora. Tentu masing-masing memiliki ciri khasnya masing-masing. Saya tidak akan membahas masing zonanya satu persatu. Ntar spoiler.. Tapi yang pasti varian wahana permainannya seru dan cukup akomodatif untuk segala umur, kategori, serta kalangan. Dari yang balita sampai lansia. Dari yang penakut sampai sok pemberani. 

Sayangnya pas saya kesana, ada beberapa wahana yang tidak dioperasikan. Denger-denger sih karena lagi maintenance. Dan salah satunya adalah roller coaster-nya huhuhu...



Beberapa wahana permainan di Jungleland yang saya rekomendasikan untuk di "must try mister" adalah Air Race, Discovery, Haunted House, Boat Blaster, Dino World, dan seluruh wahana yang ada unsur kereta apinya. Selain wahana permainan, ada juga beberapa sesi pertunjukan yang bisa dinikmati selama berada di Jungleland. Mulai dari pembacaan dongeng, drama musikal ala La La Land, drama aksi, sampai dengan pertunjukan musik. Tentu semua dinikmati dengan tanpa biaya tambahan. 

Kalo kawan-kawan datangnya pagi, apalagi pas baru buka, niscaya bakal lebih puas lagi mencoba seluruh wahana karena ternyata tidak cukup satu hari untuk mencoba seluruh wahana yang ada di dalam Jungleland. Hitungan ini sudah termasuk waktu antri dan ishoma, termasuk dandan bagi para wanita dan waria. Jadi tips kedua adalah datanglah pagi-pagi. Tapi gak perlu subuh, udah disana juga kalee. Mengingat theme park ini terbuka maka persiapkan diri kawan-kawan untuk menikmati suhu panas dan hujan. Jadi payung, topi, dan kacamata hitam bisa menjadi equipment tambahan untuk berjalan-jalan disini. Untuk wahana permainan, saya beri nilai: 8/10.



Selain wahana permainan, Jungleland juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas pelengkap yang memadai. Ada nursery room, toilet, ATM, mushola, dan klinik. Khusus untuk toilet, mushola, dan nursery room, lokasinya tersebar dan jumlahnya cukup banyak serta bersih. Jadi yang njijikan, tenang.. toilet aman kumendan.. Selain fasilitas di atas, Jungleland juga menyediakan jasa rental kursi roda, kereta bayi, dan loker. 

Jadi bagi yang keretanya bayi..eh..kereta bayinya ketinggalan di Monas, tenang aja.. bisa sewa kok. So untuk kualitas fasilitas, saya beri nilai: 8/10.

Demikianlah sedikit review dari saya. Overall, untuk Jungleland saya beri nilai 8,5/10 dan recommended untuk dijadikan lokasi berlibur bareng keluarga besar sampai turunan ketujuh.

See ya di tulisan selanjutnya yaa.. Tanggapan, dan masukan langsung di kolom kometar yah..










Jumat, 14 Oktober 2016

REVIEW: LEMONGRASS RESTO


Yeaaahhh....
 
Ini adalah tulisan pertama saya yang akan berisikan pengalaman dan review saya pada saat berkunjung ke suatu tempat. apapun, bagaimanapun, dan dimanapun tempatnya. Niscaya selanjutnya, tema tulisan review ini akan menjadi salah satu topik dalam blog saya.

Dan... yang menjadi korban tulisan “review” perdana saya kali ini adalah LEMONGRASS RESTO. Restoran ini mengambil tempat di Jalan Raya Padjajaran Nomor 21, Kota Bogor. Lokasi tepatnya langsung via Google Map aja yah gaes. 



Oke. First thing first, Saya agak bingung saat melafalkan nama restonya. Apakah lemon-gras? lemong-ras? lem-ongras? lemongras? atau le-mongras?? 
Soalnya tulisannya digabung men... Kalo tulisannya digabung seperti itu, bisa jadi saya akan membacanya dengan “lemongras” duonk. Iya deh.. Mungkin buat beberapa orang ini gak penting, tapi buat saya, ini juga gak penting sih hehehe.. 
Cuma ya.. agak janggal aja kalo dibacanya dengan langsung disambung. lemongras. Lafal yang aneh untuk sebuah resto.

Kebetulan saya kesana bersama seluruh anggota Keluarga Rempong (ini sebutan khusus buat keluarga kecil saya). Keluarga Rempong terdiri atas:
  1. Saya selaku Presiden Direktur merangkap driver dan juru cuci;
  2. Nyonya selaku Menteri Koordinator Perekonomian, Sumber Daya, Informasi, dan Kerumahtanggan (Menko Perusaktangga); dan
  3. Mbak Bos K selaku ... pupuk bawang.
Keberadaan resto ini diketahui berdasarkan informasi yang didapatkan langsung dari instagram oleh Menko Perusaktangga. Poto-poto yang ditampilkan sih oke punya dan instagramable. Menko Perusaktangga jelas penasaran untuk berkunjung kesana donk. Setelah melancarkan lobi sana-sini dengan ancaman, akhirnya kami sepakat untuk berangkat ke sana.

Tanggal 1 Oktober 2016 adalah tanggal yang kami pilih untuk berkunjung kesana. Informasi yang kami dapat bahwa resto ini selalu ramai ketika jam makan siang dan jam makan malam. Lebih rame lagi kalo malam minggu. Ramainya bisa ampun-ampunan. Masalahnya adalah, kami kesananya pas malam minggu.

Mengetahui hal itu, akhirnya kami berangkat ke sana sorean. Jam setengah 5 kami sampai ke TKP dan whaallaaa.... Tampilan awal restonya bagus banget. Selesai parkir, kawan-kawan akan langsung disuguhi suasana asri yang menenangkan hati (halaaahhh). Kami sempat kebingungan saat mencari pintu masuknya karena memang tidak ada tanda dimana pintu masuknya. Eh, ternyata pintu masuknya ada disisi sebelah kanan resto ini. Cukup sempit karena hanya memuat 2 orang tapi instagramable banget. Secara sok pilosopi saya, lorong ini sengaja didesain untuk memberi informasi awal kepada para pengunjungnya bahwa ada kejutan yang akan kalian dapat.


"Lorong Masuk"


Dan... benar. Ramenya udah ampun-ampunan. Kami sudah masuk waiting list dengan urutan nomor 10. Apa kabar kalo kami dateng habis maghrib?? Ternyata resto ini memang cukup populer juga yaa.. Ada space yang disediakan pihak resto untuk pengunjung yang masuk kategori waitinglist. Tidak ada tempat duduk tapi disediakan sandaran untuk bersandar (ya iyalah...) 

Akhirnya setelah setengah jam menunggu, kursi kami pun sudah tersedia. Dann...kami ditempatkan di posisi yang mantep banget karena langsung berhadapan dengan area taman. 




Saran kami, kalo mau menikmati makan malam, hindari makan di area tamannya yaa.. Lumayan remang-remang soalnya. Jadi agak susah membaca menunya dan agak susah melihat lawan bicara kita. Well..tapi itu selera juga sih.. 

Menurut saya, spot yang paling baik di Lemongrass Resto adalah spot yang saya duduki sekarang. Eh tapi ada yang lebih baik lagi sih. Di pojokan bawah sebelah kiri tangga yang ke area taman. Itu lebih mantep lagi. Sayang, rezeki kami disini. 

Pemandangan di hadapan kami adalah kolam air mancur dan tempat makan di area makan. Kalo malam bagus banget. Sayangnya kalo malam, posisi kolam agak tidak terlihat karena ya remang-remang itu. Pas kami datang, ada anak yang tercebur kesana karena memang tidak terlihat dari jauh. Jadi saran buat pengelola Lemongrass Resto, tolong untuk area kolam di deket taman bisa diterangin atau diapain gitu supaya pengunjung bisa lebih aware kalo disitu ada kolam. Biar lebih safety buat pengunjung lah.


Pelayan dengan ramah memberikan menu kepada kami. Dari daftar menu dan suasana resto dapat dilihat bahwa resto ini memang sangat cocok untuk bercengkerama bersama keluarga atau teman2. Tapi tidak untuk pengunjung yang niatnya memang untuk makan saja. Menu makanan beratnya tidak terlalu banyak. Nah..karena kami membawa Si Pupuk Bawang yang mulai kelaparan, tanpa berlama-lama, akhirnya kami memilih I fu mie Ayam, Chicken Wing, French Fries, Onion Rings, Nasi, dan Avocado Juice.







 "Ini sudah diambil 5 biji"

Bagaimana rasa makanannya?? Sesuai dengan suasananya. Uenak tenaann... Recommended lah. Salah satu pertanda bahwa suasananya nyaman dan makanannya enak adalah Si Pupuk Bawang bawaannya happy trus joget-joget deh.. 

Bagaimana harganya?? Masih wajarlah ya..range harganya antara IDR 19K sampai IDR60K per menu. Tapi dengan suasana yang didapatkan, masih worth it lah yaa.

Overall, resto ini saya beri nilai 8,5/10. Cucok banget kalo bawa keluarga besar atau teman. Tapi inget jam sibuknya yaa.. Sebaiknya reservasi dulu kalo memang ingin berkunjung pas jam sibuk.

Nah, ini sedikit dokumentasi untuk review resto ini. Anak Istri bahagia = Resto enak.






 




Nah, demikian sedikit review dari saya. Semoga bermanfaat buat yang mau nguliner di area Bogor dan sekitarnya.

See ya di tulisan selanjutnya yaa... Tanggapan, kritik, dan saran, langsung di kolom komentar yaa.. Jangan lupa isi juga polling di bawah kolom komentar yaa..


Cheers,