Senin, 06 Agustus 2012

Tulisan Tobat : Doa di Bulan Puasa

Alohaaa...gimana nih puasanya?? masih full semua kan?? Gak terasa kita dah masuk pertengahan Ramadhan.

Seperti yang rekan-rekan ketahui, Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah. Bulan yang penuh limpahan rahmat dan rezeki. Bulan yang begitu sangat membahagiakan buat anak kos seperti saya dimana pengeluaran buat beli makanan menjadi sangat minim (road show ke masjid-masjid dengan misi mengais ta'jil dan nasi kotakan).  Dan tentu saja bulan dimana doa-doa yang kita panjatkan berkesempatan besar untuk dikabulkan. wallahua'lam.

Ngomong-ngomong doa, mumpung masih nuansa ramadhan, saya bertekad dan berniat memantapkan hati dan pikiran serta jiwa dan raga untuk membuat suatu tulisan yang   berbau  syahwat tobat. Dan tema tulisan ini adalah doa.  

Hadirin dan Mak erot...

Kali ini saya ingin membagi beberapa jenis doa yang bisa dibawakan di dalam Bulan Ramadhan ini (kaya konser..). Berikut adalah doa-doa yang bisa dijadikan sebagai pilihan doa di Bulan Ramadhan ini. Sapa tahu dikabulkan..



Doa 1 ---> Doa Minta Jodoh

Ya Tuhan, Hamba mohon kepadaMu..
kalau dia memang jodohku, dekatkanlah...
Tapi kalau bukan jodohku, Jodohkanlah....
Jika dia tidak berjodoh denganku, maka jadikanlah kami jodoh...
Kalau dia bukan jodohku, jangan sampai dia dapet jodoh yang lain, selain aku...
Kalau dia tidak bisa di jodohkan denganku, jangan sampai dia dapet jodoh yang lain,biarkan dia tidak berjodoh sama seperti diriku...
Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh, Jodohkanlah kami kembali...
Kalau dia jodoh orang lain, putuskanlah! 
Lalu jodohkanlah dengan ku....
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain, biar orang itu ketemu jodoh dengan yang lain dan 
kemudian Jodohkan kembali dia dengan ku... 
Kalau dia memang benar-benar bukan jodohku, Temannya manis juga..Jodohkan aku dengan temannya yang manis itu Tuhan..
Amien...

Doa 2 ---> Doa orang yang tertindas

Tuhan... 
Ampunilah dosa orang-orang yang telah menjahati aku. 
Masukkanlah mereka ke surgaMu. Kalo bisa dimasukin sekarang saja Tuhan...
Amien..

Doa 3 ---> Doa orang gak punya duit

Tuhan...
Gemukkanlah dompetku. Kuruskanlah badanku.
Please..jangan dibalik ya Tuhan..
Amien...

Doa 4 ---> Doa pelajar

Tuhan…
berikan aku mimpi malam ini. tentang matematika yang diujikan besok pagi.
Amien...

Doa 5 ---> Doa karyawan

Tuhan...
kalau ada THR segerakanlah, kalau tdk ada, TER...LA..LU..
Jika memang benar-benar tidak ada THR, wahai direksi : waspadalah... waspadalah...

Doa 6 ---> Doa pingin kurus

Tuhan..
Terima kasih atas segala kesehatan yang Kau berikan. 
Aku mohon kuruskanlah badanku. Jika memang tidak bisa kurus, mohon gemukkanlah badan semua teman-temanku.
Aminn..

Doa 7 --->Doa yang buat tulisan ini

Tuhan...
Semoga banyak yang komen di tulisan ini..
Bukakan hati mereka Tuhan...Mudahkan rezeki bagi mereka yang baca dan komen tulisan ini Tuhan...Yang baca dan gak komen...jangan dimudahkan ya Tuhan...
Aminn...


Bagaimana?? keren-keren kan doanya..
Nah jenis doa sudah..sekarang kita masuk ke bagaimana Tuhan kita menjawab doa kita. Ada tiga jenis jawaban yang dipersiapkan Tuhan atas doa-doa dari umatNya. Tentu saja Jawaban-jawaban tersebut menimbulkan konsekuensi yang berbeda-beda. Tiga jawaban tersebut antara lain :
  1. Menjawab YA, maka Tuhan akan memberikan yang terbaik apa atas apa yang dimohonkan
  2. Menjawab TIDAK, maka Tuhan akan mengganti dengan yang lebih baik dari apa yang dimohonkan
  3. Menjawab TUNGGU, maka Tuhan akan memberi pada waktu yang tepat dan baik atas apa yang dimohonkan
Nah, jadi kalo ada yang sudah berdoa namun merasa belum dikabulkan. Saran saya jangan pernah sekalipun berpikir negatif dengan Tuhan kita. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi umatNya.

Well..semoga Kuliah Tujuh Menit Halaman ini bermanfaat buat kita semua...

Selamat berpuasa dan Semoga di akhir Ramadhan ini kita tergolong orang-orang yang menang...

Amienn


Sabtu, 14 Juli 2012

Perbedaan Awal Bulan Puasa itu Bukan Rahmat ??

Waahh..gak kerasa sebentar lagi kita akan bertemu bulan Ramadhan.
Gembira?? tentu saja...
Bersyukur?? wajib...
Sedih?? iyaa..karena Insya Allah Ramadhan kali ini tetap akan dilewati dengan kesendirian...Semoga tahun depan sudah tidak lagi..amiinn...

Nah, tahun ini kemungkinan besar awal bulan Ramadhan di Indonesia akan kembali berbeda. Nah, terkait perbedaan awal Ramadhan ini, saya menemukan sebuah tulisan menarik dari salah seorang profesor di Islamic University of Europa. Namanya Prof. Dr. Sofjan Siregar, MA. Tulisan ini dicuplik dari website detik.com. Begini tulisannya :

Perbedaan awal puasa antar negara adalah hal yang bisa difahami, walau pun tidak mesti terjadi pada masa sekarang yang serba canggih bahwa setelah konjungsi hilal sudah muncul di atas horizon setelah terbenam matahari.

Hal itu disampaikan staf pengajar pada Islamic University of Europa, Prof. Dr. Sofjan Siregar, MA kepada detikcom, Sabtu (14/7/2012).

"Namun jika perbedaan awal Ramadan di satu negara apalagi di kota yang sama seperti Jakarta bahkan di satu gang yang sama, maka itu bukan lagi rahmat, namun laknat bagi umat Islam di tanah air," ujar Sofjan.

Menurut Sofjan, perbedaan penetapan awal Ramadan sejak dulu bukan karena beda methode antara rukyah dan hisab, namun karena gengsi antara Muhammadiyah yang menerapkan methode horizon bebas dan Kemenag yang didominasi pemikiran horizon lokal.

"Karena methode apa pun yang dipakai jika masing-masing pihak memahami bahwa tujuan dari rukyah dan hisab adalah sama yaitu hilal, pasti bisa ketemu dan puasa bersama," tandas Sofjan.

Lanjut Sofjan, hakekat dan esensi perintah merukyah bukan ibadah dan tidak boleh disakralkan, tapi justru adalah untuk mengetahui apakah hilal sudah muncul atau belum. Jika kita sudah tahu hilal jauh sebelumnya, mengapa lajnatul isbath Kemenag dan ormas islam lainnya harus menunggu 29 Syaban setiap tahun untuk observasi hilal?

Jika hilal sudah diyakini pasti muncul, mungkin dilihat di tempat lain, namun tidak mungkin dilihat di Indonesia, mengapa Kemenag harus mengerahkan massa memantau hilal di beberapa titik di tanah air pada 29 Syaban?

"Artinya kenapa anggaran observasi dialokasikan dan dicairkan padahal sudah tahu haqqulyakin bahwa hilal untuk tahun ini pada tanggal tersebut tidak bisa dirukyah?Bukankah ini suatu pembodohan umat?," gugat Sofjan.

Dijelaskan, untuk tahun ini konjungsi matahari dan bulan terjadi pada Kamis 19 Juli 2012 pukul 04.24 UT, 07.24 waktu Mekkah. Kondisi hilal di Indonesia sulit dirukyah karena ketinggian hilal kurang dari 2 derajat, walau pun sebenarnya ketinggian hilal 1 derajat pun pernah bisa dirukyah pada 1971 di Indonesia.

Yang jelas, lanjut Sofjan, hilal sudah ada setelah matahari terbenam dan berumur lebih dari 8 jam setelah konjungsi. Kemungkinan dilihat di Mekkah ada selama sekitar 6 menit setelah matahari terbenam pada pukul 19.05 waktu setempat, lalu hilal tenggelam pada pukul 19.11.

Dalam pandangan Sofjan, hanya ada satu solusi yaitu bubarkan lajnatul isbat dan ganti dengan lajnatul falak. Artinya, tidak mesti kumpul dan kongko-kongko lagi di Kemenag pada setiap tanggal 29 Syaban, tapi tentukan jauh sebelumnya bahwa puasa jatuh pada hari sekian dan tanggal sekian.

Kemenag tahun ini harus berani menggunakan otoritasnya untuk mengumumkan awal puasa beberapa hari sebelum akhir Syaban dan menyiarkan puasa serentak pada 20 Juli 2012. Kemenag harus membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lilalamin bukan laknatan lilalamin.

"Adalah suatu kesalahan besar jika beberapa ormas Islam dan lajnatul isbath Kemenag masih bersikeras mempertahankan tradisi dan adat yang tidak ada kaitannya dengan ibadat. Merukyah sendiri, dengan melakukan methode horizon lokal, berarti mempersempit rahmat dan menyebar laknat terhadap umat Islam di tanah air," demikian Sofjan.

Tulisan yang cukup membuka pandangan dari semua pihak, termasuk saya. Dan salah satu komentar serius dari seorang sahabat saya setelah membaca tulisan ini adalah "kamu harus sekolah di luar negeri bar..." dan "makan yuk bar...". Komentar yang absurd.

Jadi bagaimana pendapat anda??